makalah algoritma dan pemograman

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
            Algoritma dan pemograman adalah jantung dari pembelajaran teknik informatika. Secara sederhana Algoritma dan pemograman merupakan urutan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah yang tersusun secara sistematis.
            Dimasa sekarang dibutuhkan program-program yang handal untuk memenhui kebutuhan manusia yang semakin besar akan kemajuan teknologi.Hal ini sangat penting untuk dipelajari oleh seorang sarjana teknik bukan hanya sekedar dipelajari materi ini juga harus dikuasai oleh sarjana teknik informatika secara menyeluruh.
            Algoritma dan pemograman merupakan materi perkuliahan teknik informatia yang menuntut kita untuk berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi dealam komputer secara cepat dan tepat.
            Penulisan makalah ini dilatar belakangi oleh tugas yang diberikan kepada penulis dan juga untuk menambah pengetahuan penulis dan para pembaca nya tentang  materi yang penulis sampaikan dalam makalah ini.

B. TUJUAN PEMBUATAN MAKALAH
            Adapun tujuan yang penulis ingin kamu capai dari penulisan makalah ini ialah:

Memenuhi tugas yang diberikan dosen dalam mata kuliah Algoritma dan Pemograman.
Menambah pengetahuan para pembaca mengenai Algoritma dan Pemograman khususya dalam materi struktur dasar algoritma, notasi algoritma, struktur algoritma, tipe data,  operator dan ekspresi yang penulis bahas dalam makalah kali ini.
Apa  saja struktur-struktur dasar algoritma?
Apa yang dimaksud dengan runtunan?
Apa yang dimaksud dengan penyeleksian?
Apa yang dimaksud dengan pengulangan?
Apa yang dimaksud dengan notasi algoritma?
Apa yang dimaksud dengan pseudocode?
Apa yang dimaksud dengan flowchart?
Apa yang dimaksud dengan judul algoritma?
Apa yang dimaksud dengan deklarasi dan deskripsi?
Apa pengertian dari tipe data?
Apa bagian-bagian dari operator?
Apa pengertian dari ekspresi?
RUNTUNAN
PENYELEKSIAN
PENGULANGAN
Flowchart/diagram alir
Bagian judul
Deklarasi
Deskripsi
TIPE DATA
OPERATOR
Operator Aritmatika
OPERASI
OPERATOR
Penambahan 
Pengurangan 
Perkalian       
Pembagian     
Sisa pembagian
Increment     

+

*
/
%
++

Operator Relasi
Operator Logika
EKSPRESI


C. RUMUSAN MASALAH















BAB II
PEMBAHASAN MATERI

A. STRUKTUR DASAR ALGORITMA
            Struktur dasar algoritma terbagi atas tiga bagian, yaitu:
Sebuah runtunan terdiri atas satu atau lebih instruksi yang dikerjakan secara berurutan. Sebuah algoritma merupakan runtutan dari satu atau lebih instruksi yang berrlaku untuk satu kali. Urutan instruksi juga dilakukan secara kompiler dan instruksi terakhir adalah akhir dari algoritma itu sendiri
Ada dua macam model penyeleksian,yaitu:
·         Pernyataan IF-THEN-ELSE
·         Pernyataan CASE
Penggunaan struktur IF-THEN-ELSE dapat gunakan jika jumlah kasus tidak banyak.Untuk jumlah kasus yang banyak, dapat menggunakan konstruksi CASE dapat menyederhanakan penulisan.
Dalam menangani kasus dengan pernyataan IF-THEN-ELSE dapat  lakukan dengan cara-cara sebagai berikut:
·         Satu Kasus
Notasi algoritma untuk analisis dengan satu kasus adalah dengan menggunakan konstruks iif-then dalam bentuk pernyataan:
If kondisi then
pernyataan
endif
·         Dua Kasus
Notasi algoritma untuk analisis dengan dua kasus adalah dengan menggunakan konstruksi if-then dalam bentuk pernyataan:
If kondisi then
pernyataan_1
else 
pernyataan_2
endif
·         Tiga Kasus
Notasi algoritmik untuk analisis dengan tiga kasus adalah:
If kondisi_1 then{ kasus 1 }
pernyataan_1
else
if kondisi _2 then{ kasus 2 }
pernyataan_2
else{ kasus 3 }
pernyataan_3
endif
Dalam menangani kasus dengan pernyataan CASE dapat  lakukan dengan cara sebagai berikut:
Konstruksi CASE adalah sebagai berikut:
Case ekspresi
nilai_1 pernyataan_1
nilai_2 pernyataan_2
nilai_3 pernyataan_3
.
.
-
nilai_n pernyataan_n
other wise pernyataan_x
endcase

Struktur pengulangan terdiri atas dua bagian
·         Kondisi pengulangan, yakni ekspresi boolean yang harus dipenuhi  untuk melaksanakan pengulangan.
·         Badan pengulangan,yakni bagian algoritma yang diulang.
Disamping itu, biasanya terdapat juga bagian:
·           Inisialisasi, yakni aksi yang dilakukan sebelum pengulangan dilakukan pertama kali.
·       Terminasi, yakni aksi yang dilakukan setelah pengulangan selesai dilaksanakan.

Konstruksi pengulangan ada tiga macam. Pemilihan konstruksi dapat dilakukan sesuai dengan kondisi yang akan diprogram.
·           Pernyataan FOR
·           Pernyataan WHILE
·           Pernyataan REPEAT
       Pernyatan FOR digunakan untuk struktur pengulangan tanpa kondisi. Penyataan WHILE dan REPEAT digunakan untuk struktur pengulangan dengan kondisi.

B. NOTASI ALGORITMA
                     Notasi algoritma bukan merupakan notasi bahasa pemograman, namun notasi ini dapat diterjemahkan oleh komputer dealam bahasa pemprograman apapun. Algoritma dapat dinotasikan kedalam tiga bentuk, yaitu:
1.      Notasi Ilmiah
       Notasi ilmiah adalah notasi algoritma yang dituliskan dalam bahasa indonesia/inggris dan dalam bentuk kalimat. Algoritma sangat cocok digunakan untuk algoritma pendek, namun kurang efektif jika digunakan untuk algoritma yang panjang.

2.      Pseudocode
Pseudocode berasal dari dua kata pseudo dan code.pseudo berarti imitasi dan code berarti kode yang dihubungkan dalam instruksi yang ditulis dalam bahasa pemograman. Pseudo-code adalah notasi yang menyerupai notasi bahasa pemrograman tingkat tinggi, khususnya Pascal dan C. Bahasa pemrograman umumnya mempunyai notasi yang hampir mirip untuk beberapa instruksi seperti notasi if-then-else, while-do, repeat-until, read, write, dan sebagainya. Namun tidak seperti bahasa pemrograman yang direpotkan dengan tanda titik koma, indeks, format keluaran, kata-kata khusus, dan sebagainya, sembarang versi Pseudo-code dapat diterima asalakan perintahnya tidak membingungkan pembaca. Keuntungan menggunakan notasi Pseudo-code adalah kemudahan mentranslasi ke notasi bahasa pemrograman, karena terdapat korespodensi antara setiap Pseudo-code dengan notasi bahasa pemrograman. Sehingga Pseudo-code cocok untuk algoritma yang rumit.
Flowchart/diagram alir adalah bangan yang menggambarkan urutan langkah-langkah kegiatan atau program dariawal sampai akhir dengan menggunakan gambar atau simbol dan garis alir. Simbol-simbol yang mewakili fungsi-fungsi langkah program dan garis alir (flowlines) yang menunjukan urutan dari simbol-simbol yang akan dikerjakan. Flowchart lebih efisien digunakan dibandingkan pseudocode, ini dikarenakan jumlah simbol yang digunakan dalam flowchart lebih sedikit sehingga lebih sederhana dan mudah dipahami.
Dealam membuat flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak karenaflowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisis suatu masalah dengan komputer sehingga flowchart yang dihasilkan sangat bervariasi antara satu program dengan program yang lainnya.
Berdsarkan jenisnya flowchart dapat dibedakan menjadi dua, yaitu flowchart sistem dan flowchart program. Disini akan dibahas sedikit tentang kedua jenis flowchart ini.
1)      Flowchart sistem, ialah suatu gambaran yang menjelaskan tentang:
–          file-file yang diproses oleh program
–          jenis piranti yang digunakan oleh file
–          operasi terhadap file (masukan ataupun keluaran).
2)      Flowchart program (biasa disebut juga flowchart saja), adalah suatu gambar yang menjelaskan tentang:
–          Pembacaan data
–          Pemrosesan data
–          Pengambilan keputusan terhadap data
–          Penyajian hasil pemrosesan data
C. STRUKTUR  ALGORITMA (TEKS ALGORITMA)
Struktur algoritma merupakan penjelasan langkah-langkah dari penyelesaian suatu masalah yang tersusun secara sistematis. Langkah – langkah tersebut tidak memili standar yang baku seperti bahasa pemograman tetapi langkah-langkah tersebut mudah dipahami oleh pembacanya. Agar struktur algoritma mudah dikonversikan kedalam bahasa pemograman tertentu maka sebaiknya langkah-langkah algoritma dituliskan harus berkoresponden dengan  perintah-perintah bahasa pemograman. Struktur (teks) algoritma dibagi atas tiga bagian, yaitu bagian judul algoritma (header), bagian deklarasi dan bagian diskripsi. Disini akan dibahas secara singkat tentang ketiga bagian ini.
Judul algoritma merupakan bagian yang menjelaskan tentang nama algoritma dan penjelasan tentang algoritma tersebut. Nama algoritma sebaiknya singkat tapi culup untuk menggambar kan apa yang akan dilakukan. Dibawah ini ada contoh nama algoritma disertai penjelasan singkat atau apa yang akan dilakukan oleh algoritma. Nama algoritma juga sering disebut dengan spesifikasi algoritma. Algoritma aharus dituliskan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.
Contoh:
Program Keliling _Balok        { Judul Algoritma }
{ Menghitung keliling balok yang untuk ukuran sisi yang dibaca melalui piranti masukan lalu mencetak hasilnya dalam piranti keluaran}                     {Spesifikasi Algoritma}
Deklarasi atau juga sering disebut kamus merupakan  bagian struktur algoritma sebagai tempat untuk mendiskripsikan semua nama yang dipakai pada algoritma. Nama tersebut dapat berupa nama type, nama konstanta, nama variabel, nama fungsi, dan nama prosedur. Semua nama tersebut dapat dipakai dalam algoritma jika telah didefinisikan terlebih dahulu didalam kamus. Penulisan nama dalam kamus sebaiknya dikelompokkan menurut jenis nama tersebut. Nama variabel belum terdefinisi nilainya ketika didefinisikan. Pendefinisian nama konstanta sekaligus memberikan harga konstanta tersebut, pada pendifinisian nama fungsi dilakukan sekaligus dengan domain atau range serta spesifikasinya. Pendefinisian nama prosedur sekaligus dengan pendefinisian parameter (jika ada) dan spesifikasi prosedur ( kondisi awal “Initial State”, kondisi akhir “Final State” dan proses yang dilakukan).

Deskripsi adalah inti dari algoritma yang berisi instruksi atau panggilan aksi yang telah didefinisikan. Komponen-komponen teks algoritma dalam pemograman yaitu: instruksi dasar seperti input/output, assignment, squence (runtutan), analisa kasus dan pengulangan. Setiap langkah algoritma dibaca dari langkah paling atas hingga langkah paling bawah. Ini harus dilakukan secara benar karena urutan penulisan menentukan urutan pelaksanaan perintah.

D. TIPE DATA, OPERATOR dan EKSPRESI
Setiap variabel harus memiliki kejelasan tentang data apa yang dapat disimpannya. Suatu variabel tidak bisa menyimpan semua jenis data, melainkan hanya bisa menyimpan satu jenis tipe data. Dalam konteks algoritma ini, ada lima jenis tipe data yang kan dibahas, yaitu :
ü  Boolean
Tipe ini hanya mengenal dua nilai yaitu true (benar) dan false (salah).
ü  Bilangan bulat (integer)
Tipe ini hanya mengenal bilangan bulat  ...,-3, -2, -1, 0, 1, 2, 3,...
ü  Bilangan real
Tipe ini hanya mengenal data bilangan real (gabungan dari bilangan pecahan dan bulat). Contoh : -2.3419, 394.0023, 1.1, 0.002, -11.00, 1.25E+5 (artinya 1.25 x 105), 2.78E-8 (artinya 2.78 x 10-8), dll.
ü  Char
Tipe ini untuk menampung nilai berupa simbol-simbol karakter yang kita kenal seperti huruf ‘A’ sampai ‘Z’, ‘a’ sampai ‘z’, ‘0’ sampai ‘9’, ‘@’,’#’,’$’, ‘&’, ‘+’, ‘/’, dst. Perhatikan: setiap kali kita menulis karakter selalu diapit oleh tanda (‘).

ü  String
Tipe ini merupakan gabungan dari beberapa karakter. Misalnya ‘lemari’, ‘mesin cuci’, ‘Indonesia tanah airku’, ‘#4dfjhver  elnrejkne567^PJK’, dll. Perhatikan : penulisan string  selalu diapit dengan ( ‘ ).
Dalam bahasan kali ini akan dibahas tiga macam operator, yaitu:
Operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian atau operator yg digunakan untuk melak  ukan perhitungan pada bilangan. Berikut ini merupakan tabel yang berisi macam-macam operator aritmatika yang dapat digunakan pada PHP.

Operator relasi adalah operator penghubung yang berupa benar atau salah, sesuai dengan teorinya bahwa operator relasi mengeluarkan tipe data Boolean sehingga program akan mengeluarkan output true atau false.
Operator Logika adalah Operator yang digunakan untuk menggabungkan dua kalimat sehingga terbentuk kalimat gabungan. Nilai kebenaran kalimat gabungan ini ditentukan oleh nilai kebenaran dari kalimat-kalimat pembentuknya. Operator logika di sini bertindak sebagai fungsi
Ekspresi adalah cara menghitung dalam algoritma yang menghailkan sebuah nilai. Ekspresi terdiri dari operand dan operator. Operand adalah elemen (nilai) yang dioperasikan dengan operator tertentu.
Terdapat 3 jenis ekspresi, yaitu :
a.       Ekspresi numerik, ekspresi yang baik operand, operator dan hasilnya bertipe numerik.
Contoh :
3 + 2, 12 div 4, dan sebagainya
b.      Ekspresi relasional (ekspresi boolean), ekspresi yang operatornya terdiri dari operator perbandingan dan logika. Hasil ekspresi ini merupakan bilangan logika (true atau false).
Contoh :
not true, x < 10, dan sebagainya
c.       Ekspresi string,  ekspresi yang operatornya adalah “+” (operator penyambungan).
Contoh :
‘Teknik ’ + ‘Informatika’


         




BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
            Adapun kesimpulan yang dapt penulisberikan dari pembahasan materi makalah ini , yaitu:
1)        Struktur dasar algoritma terbagi atas tiga bagian, yaitu runtunan, penyeleksian dan pengulangan.
2)        Notasi algoritma bukan lah notasi bahasa pemograman tetapi iadapatdi terjemahkan dalam bahasa pemograman apaun.
3)        Notasi algoritma terbagi atas tiga bentuk, yaitu notasi alamiah, pseudocode dan flowchar/diagram alir.
4)        Struktur algoritma  terdiri dari tiga blok, yaitu bagian judul, deklarasi dan diskripsi
5)        Tipe data yang sederhana dalam algoritma ialah boolean, bilangan bulat (interger) , bilangan real, char dan string.
6)        Operator terdiri dari tiga bagian, yaitu operator aritmatika, operator relasi dan operator logika.
7)        Ekspresi adalah cara menghitung dalam algoritma yang menghasilkan sebuah nilai.






B. SARAN
Adapun saran yang dapat penulis sampaikan, ialah:
1)      Dalam mempelajari materi algoritma dan pemograman harus lah dipahami secara menyeluruh dan dalam materi ini kita dituntut untuk berpikir cepat dan kritis dalam menangani suatu masalah, jadi sering-seringlah berlatih.
2)      Dalam notasi algoritma model yang paling efisien digunakan adalah poseudocode.

sumber
http://mygaluhmayangsari.blogspot.com/2016/03/makalah-algoritma-dan-pemograman.html

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »